Daftar UMKM
Padukuhan Lemahbang, Desa Mangunan
Goa Gajah
Goa Gajah merupakan destinasi wisata alam milik Dusun Lemahbang yang mulai dikenal dan dikelola sejak tahun 2015. Berlokasi di kawasan Mangunan, Dlingo, Bantul, goa ini menjadi salah satu potensi wisata lokal yang menawarkan pengalaman susur goa dengan suasana alami dan masih asri. Nama “Goa Gajah” berasal dari adanya gumpalan batu di dalam goa yang bentuknya menyerupai kepala seekor gajah. Meski tidak terlalu dalam, pengunjung tetap dapat menikmati keindahan formasi batuan alami berupa stalaktit dan stalagmit yang menghiasi bagian dalam goa. Struktur batuan yang terbentuk secara alami tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Akses di dalam goa relatif ramah bagi pengunjung, sehingga cocok untuk wisata keluarga maupun rombongan kecil yang ingin merasakan pengalaman eksplorasi alam. Pengelolaan oleh masyarakat Lemahbang menjadikan Goa Gajah tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi warga melalui sektor pariwisata berbasis komunitas. Dengan suasana yang tenang dan alami, Goa Gajah menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan geologi sekaligus merasakan nuansa pedesaan yang sejuk di wilayah Dlingo, Bantul.
Tebing Watu Mabur
Watu Mabur merupakan destinasi wisata alam milik Dusun Lemahbang yang dikelola oleh warga, khususnya RT 28. Terletak di kawasan Dlingo, Bantul, tempat ini menawarkan perpaduan panorama perbukitan, hamparan sawah, serta aliran sungai yang terlihat dari ketinggian tebing. Selain sebagai lokasi wisata alam, Watu Mabur juga dikenal sebagai area camping (camp ground) yang cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana alam lebih lama. Daya tarik utama Watu Mabur adalah pemandangan kabut tebal dan sunrise pada pagi hari. Saat kabut turun, suasana tebing terlihat seolah-olah melayang di atas awan, yang menjadi asal-usul nama “Watu Mabur” atau “batu terbang”. Pengunjung dapat menikmati panorama dari gardu pandang dan rumah pohon yang tersedia di area wisata. Tidak jauh dari lokasi tebing, sekitar 100 meter, terdapat Goa Gajah, destinasi pendukung yang telah dikenal warga sejak lama. Di dalam goa terdapat formasi batuan stalaktit dan stalagmit, serta batu yang menyerupai bentuk gajah. Pengunjung yang ingin menjelajahi goa akan didampingi pemandu lokal demi keamanan dan kenyamanan. Dengan pengelolaan berbasis masyarakat, Watu Mabur menjadi salah satu potensi wisata unggulan Lemahbang yang turut mendukung perekonomian warga sekitar, sekaligus menghadirkan pengalaman alam yang asri dan berkesan bagi setiap pengunjung.
Misti Tambir
Misti Tambir merupakan salah satu pengrajin tambir yang berada di wilayah Dusun Lemahbang dan dikelola oleh Misti Asih. Usaha ini telah dijalankan secara turun-temurun sebagai bagian dari keterampilan tradisional keluarga. Keunikan Misti Tambir terletak pada alur produksi yang dilakukan secara menyeluruh dan mandiri, mulai dari menanam pohon bambu, memanen, mengolah bahan, hingga proses anyaman menjadi tambir siap pakai. Proses ini menunjukkan kemandirian sekaligus komitmen dalam menjaga kualitas bahan dan hasil akhir produk. Tambir yang dihasilkan digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga maupun pertanian, seperti menjemur dan menampi hasil panen. Setelah selesai diproduksi, tambir biasanya dipasarkan melalui pengepul. Dengan mempertahankan teknik anyaman tradisional dan proses produksi yang lengkap dari hulu ke hilir, Misti Tambir menjadi bagian penting dari keberlanjutan kerajinan lokal di Dusun Lemahbang.
Ponikin Kris
Ponikin Kris / Adisty Warangka merupakan usaha kerajinan keris dan warangka yang dikelola oleh Ponikin dan telah berjalan kurang lebih 50 tahun sejak era 1970-an. Usaha ini dirintis sejak beliau masih muda dan hingga kini menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Dengan pengalaman panjang dan ketekunan dalam menjaga kualitas, setiap warangka dibuat dengan memperhatikan ketepatan bentuk, keseimbangan, serta nilai estetika khas budaya Jawa. Keahlian yang terasah selama puluhan tahun menjadikan produk yang dihasilkan memiliki karakter dan ketelitian pengerjaan yang tinggi. Hasil karya Ponikin Keris telah dipasarkan hingga ke luar daerah seperti Blitar dan Bali, menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan memiliki daya saing dan dipercaya oleh pasar yang lebih luas. Melalui konsistensi kualitas dan dedikasi terhadap kerajinan tradisional, usaha ini terus mempertahankan nilai budaya sekaligus mendukung perekonomian keluarga secara berkelanjutan.
Warangka Kris Ali
Warangka Kris Ali merupakan usaha kerajinan warangka (sarung keris) yang dikelola oleh Nur Ali Hidayat dan mulai dirintis pada tahun 2025. Berawal dari profesi sebagai ojek online, beliau kemudian mencoba mengembangkan keterampilan di bidang pembuatan rangka/warangka keris sebagai peluang usaha baru. Produk warangka dibuat secara mandiri dengan memperhatikan bentuk, kerapian, dan kualitas kayu agar sesuai dengan kebutuhan kolektor maupun pecinta keris. Meski terbilang usaha yang masih baru, Warangka Kris Ali telah memanfaatkan pemasaran digital dengan menjual produknya melalui platform seperti Shopee dan TikTok, sehingga jangkauan pasar menjadi lebih luas. Dengan semangat belajar dan beradaptasi di era digital, Warangka Kris Ali terus mengembangkan kualitas produk serta memperluas pasar melalui penjualan online.
Warangka Kris Pak Slamet
Warangka Kris Pak Slamet merupakan usaha kerajinan warangka (sarung keris) yang dikelola oleh Slamet dan telah dijalankan secara turun-temurun sejak sekitar tahun 1985. Sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, beliau sudah belajar dan terlibat langsung dalam proses pembuatan warangka, sehingga keterampilan yang dimiliki terbentuk dari pengalaman panjang dan tradisi keluarga. Setiap warangka dibuat dengan ketelitian dan keahlian khusus, memperhatikan bentuk, detail ukiran, serta karakter kayu agar sesuai dengan nilai estetika dan filosofi keris. Keahlian ini menjadikan hasil karya Pak Slamet memiliki ciri khas tersendiri dan diminati oleh pasar luar daerah. Saat ini, produk Warangka Kris Pak Slamet dipasarkan hingga ke wilayah Surabaya dan sekitarnya. Dengan menjaga kualitas pengerjaan dan warisan teknik tradisional, usaha ini terus mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu pengrajin warangka yang berpengalaman dan terpercaya.
Veri Sound & Lighting
Veri Sound & Lighting adalah usaha jasa penyewaan peralatan pendukung acara yang dikelola oleh Eko Saputro. UMKM ini menyediakan berbagai kebutuhan teknis untuk menunjang kelancaran kegiatan, mulai dari skala kecil hingga acara yang lebih besar. Layanan yang tersedia meliputi penyewaan sound system, genset, lighting, serta panggung rigging. Dengan peralatan yang memadai dan penataan yang profesional, Veri Sound & Lighting siap mendukung berbagai jenis acara seperti hajatan, pentas seni, kegiatan desa, hingga event komunitas. Melalui layanan yang lengkap dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan, Veri Sound & Lighting menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan teknis acara secara terintegrasi dan efisien.
Warung Mba Tyas
Warung Mba Tyas milik Widarningsih adalah warung jajanan rumahan yang mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. Meski masih terbilang baru, warung ini cepat dikenal karena menyediakan beragam jajanan favorit seperti seblak, tempura, aneka minuman, dan camilan lainnya. Dengan pilihan yang variatif dan harga ramah, Warung Mba Tyas menjadi tempat jajan yang digemari anak-anak maupun orang dewasa, terutama anak-anak yang sering membeli jajanan sepulang sekolah atau saat waktu senggang. Hadir sebagai warung kecil yang hangat dan mudah dijangkau warga sekitar, Warung Mba Tyas melayani kebutuhan jajanan harian dengan pilihan yang lengkap dan suasana yang akrab.
UD Karya Mandiri
UD Karya Mandiri merupakan usaha pertukangan kayu yang dirintis secara mandiri oleh Wagino sejak tahun 2012. Berawal dari keterampilan dan ketekunan pribadi, usaha ini berkembang hingga mampu melayani berbagai kebutuhan pertukangan berbahan kayu untuk masyarakat sekitar. Fokus utama UD Karya Mandiri adalah pembuatan pintu dan kusen sebagai produk unggulan. Dengan spesialisasi di bidang tersebut, setiap pesanan dikerjakan secara teliti dan menyesuaikan kebutuhan pelanggan (by request). Selain pintu dan kusen, UD Karya Mandiri juga menerima berbagai pesanan lain sesuai permintaan. Dalam proses produksinya, UD Karya Mandiri menggunakan bahan kayu berkualitas seperti mahoni dan jati, yang dikenal kuat, awet, dan memiliki nilai estetika tinggi. Promosi usaha ini sebagian besar dilakukan dari mulut ke mulut, menunjukkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan terhadap hasil kerja yang diberikan. Bagi masyarakat yang membutuhkan pintu, kusen, atau produk kayu lainnya sesuai kebutuhan, UD Karya Mandiri siap melayani dengan hasil yang rapi, kokoh, dan dapat disesuaikan dengan permintaan.